“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi,” ujar Bupati Dewi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah konkret Pemkab Pandeglang dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan menghadirkan kebutuhan pokok langsung di tengah-tengah warga.
“Kami mengimbau warga untuk berbelanja sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Insyaallah stok aman dan pemerintah jajaran terkait terus memastikan ketersediaan bahan pokok,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Jiput Ade Juliansyah menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian, BUMD Pandeglang Berkah Maju (PBM), dan Bulog.
“Yang dijual adalah sembako mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang putih, bawang merah, cabai, telur hingga daging,” jelasnya.
Menurut Ade, komoditas yang paling banyak diburu warga di antaranya minyak goreng, daging, dan gula pasir.
“Alhamdulillah masyarakat merasa sangat terbantu, apalagi saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Harga yang kami tawarkan mengacu pada HET bahkan ada yang di bawah harga pasar,” pungkasnya. (***)
Halaman : 1 2







