“Tapi kalau untuk pelantikan turun SK nya itu tanggal 4 April 2026,” tambahnya.
Usep mengungkapkan, keberadaan olahraga domino sudah legal secara aturan dan tercatat di Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni).
Terlebih, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat juga telah menyatakan bahwa olahraga domino tersebut halal.
“Jadi sudah legal secara aturan. MUI juga menyatakan halal, selagi tidak ada unsur perjudian,” ujarnya.
Usep menjelaskan, kehadiran olahraga domino atau Orado bertujuan untuk memberikan kecerdasan berpikir kepada masyarakat, terutama generasi muda.
“Sebetulnya Domino ini ajang untuk mengasah, dan memintarkan otak. Sehingga dibentuklah Orado. Kaya catur aja gitu,” jelasnya.
Usep mengklaim, bahwa respon masyarakat terhadap Orado di Lebak cukup antusias.
“Alhamdulillah, Orado di Lebak antusiasnya luar biasa. Karena di setiap kampung gaple itu sudah ada dan tidak asing,” ucapnya.
Usep menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan kejuaraan daerah di Lebak pada bulan Maret 2026.
“Itu Maret kami akan mengatakan kejuaraan tingkat daerah. Nah awal April akan ada kejuaraan tingkat provinsi,” pungkasnya. (Radit)
Halaman : 1 2







