Tidak sedikit masyarakat dari berbagai daerah berdatangan untuk berziarah ke Makan Syech Asnawi Caringin, dan pengunjung biasanya beristirahat dan Sholat di Masjid As-Salafie tersebut.
Ketua DKM Masjid As-Salafie Caringin, Mumu Muchlis mengungkapkan, Masjid ini merupakan Masjid tertua di Kecamatan Labuan. Karena Masjid ini saksi sejarah penyebaran Agama Islam pada zaman penjajahan Belanda dulu.
“Usia bangunan Masjid ini sekitar 100 tahun lebih. Karena menurut cerita dulu, Masjid ini dibangun pada tahun 1887 setelah peristiwa meletusnya gunung Krakatau,” ungkapnya, Minggu 8 Maret 2026.
Dikatakannya, sekarang ini tidak sedikit warga dari berbagai daerah di Banten maupun dari luar Banten, yang berkunjung ke Masjid ini untuk mengetahui nilai-nilai sejarah Masjid tersebut.
“Iya, banyak warga dari luar daerah yang ingin tahu sejarah Masjid ini. Karena Masjid As-Salafie ini salah satu Benda Cagar Budaya (BCB),” katanya.
Menurutnya, bangunan Masjid ini merupakan bukti sejarah penyebaran Agama Islam di pesisir barat Pulau Jawa oleh Syech Asnawi Caringin.
“Iya, Masjid ini bukti sejarah penyebaran Agama Islam di Banten, saat itu ada Ulama termasyhur bisa dikatakan Wali Allah, yakni Syech Asnawi. Sekarang makam Syech Asnawi ada di Caringin, yang juga banyak dikunjungi masyarakat untuk berziarah,” ujarnya.
Terpisah, Camat Labuan, Yayat Hidayat membenarkan, jika Masjid Agung Caringin adalah Masjid bersejarah. Karena usia bangunan Masjid sudah ada sejak ratusan tahun silam.
Lanjut dia, bangunan Masjid tersebut sekarang ini masih terlihat kokoh dan bagus, karena selalu dilakukan perawatan secara maksimal.
“Masyarakat sekitar sangat kuat menjaga bangunan bersejarah ini, karena memang Masjid itu menurut cerita adalah saksi penyebaran Agama Islam di.Banten, tepatnya di pesisir barat Pulau Jawa,” tuturnya.
Ia juga berharap, agar masyarakat tetap menjaga kelestarian bangunan Masjid tersebut agar tidak punah ditelan zaman.
Tapi dirinya meyakini, bahwa masyarakat Caringin sangat kuat menjaga Masjid Agung tersebut.
“Jika melihat kondisi bangunan Masjid yang masih kokoh dan rapih, artinya masyarakat sangat kuat menjaga kelestarian bangunan bersejarah ini,” tandasnya. (Cuy)
Halaman : 1 2







