Hasbi mengungkapkan, bahwa pertemuan tersebut bersama Amir Hamzah bertujuan untuk mengakhiri polemik dan mengembalikan fokus kerja pemerintahan.
“Atas nama pribadi, saya menyatakan bahwa kami akan fokus bekerja untuk rakyat, dan menjaga stabilitas pemerintahan,” ujarnya.
“Apa yang terjadi kemarin sudah berlalu. Kami sepakat untuk kembali kondusif, demi kepentingan masyarakat Lebak,” tambahnya.
Hasbi mengatakan, kejadian sebelumnya merupakan tanggung jawabnya dirinya dan telah disampaikan langsung kepada Amir Hamzah.
Terlebih, dirinya juga mengklaim bahwa permasalahan yang sempat jadi sorotan publik tersebut sudah selesai.
“Saya sampaikan ke Pak Wakil, kejadian kemarin adalah tanggung jawab saya. Alhamdulillah, beliau sebagai Wakil Bupati sekaligus senior memahami kondisi. Urusan personal antara saya dan pak Amir sudah selesai,” katanya.
Hasbi mengaku, ke depan komunikasi dan sikap dalam menjalankan roda pemerintahan akan diperbaiki agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
“Kami akui sebagai manusia tidak sempurna. Ke depan tentu komunikasi, sikap, dan lainnya harus diperbaiki. Bagaimana Lebak menjadi kabupaten yang rukun. Jangan sampai, semangat ‘Ruhay’ hilang karena pemimpinnya tidak rukun,” ujarnya.
Tanggapan Amir Hamzah
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengaku telah menerima permintaan maaf dan memilih untuk memaafkan demi kepentingan yang lebih besar.
“Intinya beliau minta maaf. Kita sepakat untuk memperbaiki komunikasi, dan meningkatkan kinerja karena masyarakat menuntut itu,” ujarnya.
Amir mengatakan, persoalan yang terjadi sebelumnya tidak perlu diperpanjang dan harus dijadikan pelajaran ke depan.
“Kalau saya dari kemarin sudah memaafkan. Demi bangsa dan negara, saya memaafkan kalau datang ke rumah. Yang penting ke depan lebih baik, komunikasi diperbaiki,” katanya.
Amir juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dalam kepemimpinan, mengingat harapan masyarakat terhadap pemerintah daerah masih sangat tinggi.
Halaman : 1 2







