KNPI Kabupaten Pandeglang Kritik Keras Pengelolaan Dapur SPPG: Diduga Ada Mark Up Anggaran hingga Intimidasi terhadap Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang Saepudin.

Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang Saepudin.

POJOKBANTEN.COM, PANDEGLANG – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pandeglang menyampaikan kritik keras terhadap pengelolaan dapur SPPG di wilayah Kabupaten Pandeglang yang dinilai tidak transparan serta berpotensi merugikan masyarakat.

KNPI Pandeglang menyoroti sejumlah persoalan serius dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari dugaan mark up anggaran bahan baku makanan, penyajian menu yang tidak sesuai standar gizi, hingga tidak adanya transparansi informasi terkait biaya dan komposisi menu yang disajikan kepada masyarakat.

Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang Saepudin, menyampaikan bahwa berdasarkan berbagai laporan dari masyarakat, kualitas makanan yang disediakan oleh dapur SPPG dinilai jauh dari harapan. Menu yang disajikan disebut-sebut asal-asalan dan tidak mencerminkan penggunaan anggaran yang semestinya.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kualitas menu yang buruk, bahan makanan yang diduga tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan, serta tidak adanya label atau informasi biaya yang transparan pada setiap paket makanan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat 6 Maret 2026.

Selain persoalan kualitas dan transparansi anggaran, KNPI Pandeglang juga menyoroti adanya dugaan tindakan intimidasi terhadap masyarakat yang berani menyampaikan kritik atau keluhan terkait pelayanan dapur SPPG.

Popular

Jalan Penghubung Dua Desa Dibuka Lewat TMMD, Warga Patia: Impian Kami Akhirnya Terwujud
Polsek Menes Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang HUT RI
TMMD Ke-129 Buka Akses Desa Pasir Gadung, Danrem 064/MY Tinjau Proyek dan Salurkan Bantuan
Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Gelontorkan Rp300 Juta Bangun Infrastruktur Bersama Warga
Menunggu Sejak 1980, Petani Lebak Akhirnya Nikmati Irigasi yang Layak Lewat Inpres 2/2025
PLBH Langit Biru Pandeglang dan Rutan Kelas IIB Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum
Harlah KLPI Pandeglang, Ketua KORMI Dorong Penguatan Budaya Hidup Sehat dan Persiapan FORPROV Banten
Dukung Program MBG, SPPG Cikeusik Nanggala Dua Salurkan Bantuan Alat Tulis

Popular

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:35

Jalan Penghubung Dua Desa Dibuka Lewat TMMD, Warga Patia: Impian Kami Akhirnya Terwujud

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:13

Polsek Menes Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang HUT RI

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59

TMMD Ke-129 Buka Akses Desa Pasir Gadung, Danrem 064/MY Tinjau Proyek dan Salurkan Bantuan

Senin, 13 Juli 2026 - 15:45

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Gelontorkan Rp300 Juta Bangun Infrastruktur Bersama Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 13:28

Menunggu Sejak 1980, Petani Lebak Akhirnya Nikmati Irigasi yang Layak Lewat Inpres 2/2025

Berita Terbaru