POJOKBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan hingga 300–350 kilometer jalan desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra dalam kurun waktu lima tahun.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur dasar desa yang dinilai berpengaruh langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan berdasarkan hasil verifikasi, terdapat sekitar 1.200 kilometer jalan desa di Banten yang rusak dan layak diperbaiki.
Sebelumnya, pemerintah provinsi menerima usulan dari pemerintah kabupaten dan kota mengenai kondisi jalan desa yang rusak dengan total mencapai 2.500 kilometer.
“Dari usulan 2.500 kilometer itu, setelah diverifikasi ada sekitar 1.200 kilometer yang layak masuk program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Jalan tersebut merupakan kewenangan desa dan kabupaten,” kata Arlan dalam diskusi di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten di Kota Serang, Jumat 6 Maret 2026.
Arlan menjelaskan, pada awalnya Pemprov Banten menargetkan perbaikan 50 kilometer jalan desa setiap tahun. Namun capaian pada 2025 yang mencapai sekitar 71 kilometer membuat pihaknya optimistis target lima tahun bisa ditingkatkan.
“Awalnya targetnya 250 kilometer dalam lima tahun. Namun kami optimistis bisa mencapai 300 sampai 350 kilometer,” ujarnya.
Meski demikian, Arlan mengakui jika perbaikan jalan hanya mengandalkan anggaran Pemerintah Provinsi Banten, maka proses perbaikan seluruh jalan rusak tersebut akan memakan waktu cukup lama.
“Kalau hanya mengandalkan Pemprov, mungkin bisa selesai sekitar 24 tahun. Karena itu kami mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk ikut bersama-sama melakukan pembangunan jalan,” katanya.
Ia mencontohkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak yang menargetkan pembangunan 50 kilometer jalan setiap tahun.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







