Program Bang Andra Target Perbaiki 350 Km Jalan Desa di Banten dalam Lima Tahun

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Pemerintah Provinsi Banten bersama insan media mengikuti diskusi di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten, Kota Serang.

Pejabat Pemerintah Provinsi Banten bersama insan media mengikuti diskusi di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten, Kota Serang.

POJOKBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan hingga 300–350 kilometer jalan desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra dalam kurun waktu lima tahun.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur dasar desa yang dinilai berpengaruh langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan berdasarkan hasil verifikasi, terdapat sekitar 1.200 kilometer jalan desa di Banten yang rusak dan layak diperbaiki.

Sebelumnya, pemerintah provinsi menerima usulan dari pemerintah kabupaten dan kota mengenai kondisi jalan desa yang rusak dengan total mencapai 2.500 kilometer.

“Dari usulan 2.500 kilometer itu, setelah diverifikasi ada sekitar 1.200 kilometer yang layak masuk program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Jalan tersebut merupakan kewenangan desa dan kabupaten,” kata Arlan dalam diskusi di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten di Kota Serang, Jumat 6 Maret 2026.

Arlan menjelaskan, pada awalnya Pemprov Banten menargetkan perbaikan 50 kilometer jalan desa setiap tahun. Namun capaian pada 2025 yang mencapai sekitar 71 kilometer membuat pihaknya optimistis target lima tahun bisa ditingkatkan.

“Awalnya targetnya 250 kilometer dalam lima tahun. Namun kami optimistis bisa mencapai 300 sampai 350 kilometer,” ujarnya.

Meski demikian, Arlan mengakui jika perbaikan jalan hanya mengandalkan anggaran Pemerintah Provinsi Banten, maka proses perbaikan seluruh jalan rusak tersebut akan memakan waktu cukup lama.

“Kalau hanya mengandalkan Pemprov, mungkin bisa selesai sekitar 24 tahun. Karena itu kami mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk ikut bersama-sama melakukan pembangunan jalan,” katanya.

Ia mencontohkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak yang menargetkan pembangunan 50 kilometer jalan setiap tahun.

Popular

Direktur PT Awinet Global Mandiri Dukung Penertiban Kabel Fiber Optik di Pandeglang
Patroli Polres Pandeglang Sambangi Kuliner Gedung Juang, Disambut Hangat Paguyuban
Pemadaman Listrik Lebak Molor, Pelaku Usaha Ikan Terancam Rugi dan Warga Mengeluh
Tercatat Desil 3, 15 Tahun Menjaga Makam Tanpa Gaji, Saen Bertahan di Gubuk Bilik
Bupati-Wabup Tak Hadir, Paripurna APBD 2027 Lebak Ditunda, Wabup Amir Hamzah: “No Comment”
Ironi Jalan Menuju Kantor Desa dan Kopdes Merah Putih di Lebak Dicor Pakai Uang Patungan Warga
Polisi Cimarga Berhasil Temukan Keluarga Pria Asal NTT yang Ditemukan di Perkebunan Lebak
Redaksi Media Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Santunana

Popular

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

Direktur PT Awinet Global Mandiri Dukung Penertiban Kabel Fiber Optik di Pandeglang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:58

Patroli Polres Pandeglang Sambangi Kuliner Gedung Juang, Disambut Hangat Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:15

Pemadaman Listrik Lebak Molor, Pelaku Usaha Ikan Terancam Rugi dan Warga Mengeluh

Rabu, 30 September 2026 - 12:47

Tercatat Desil 3, 15 Tahun Menjaga Makam Tanpa Gaji, Saen Bertahan di Gubuk Bilik

Selasa, 29 September 2026 - 00:47

Bupati-Wabup Tak Hadir, Paripurna APBD 2027 Lebak Ditunda, Wabup Amir Hamzah: “No Comment”

Berita Terbaru