Gunungan Sampah di Jalur Utama Lebak Banten Bikin Resah Warga dan Pengguna Jalan

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga saat membersihkan tumpukan sampah di Lebak

Sejumlah warga saat membersihkan tumpukan sampah di Lebak

POJOKBANTEN.COM- LEBAK- Tumpukan sampah rumah tangga yang menggunung di bahu Jalan Prof. Dr. Ir. Soetami, tepatnya di Kampung Tutul, Kabupaten Lebak, Banten kembali dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Sampah yang didominasi limbah plastik rumah tangga tersebut dibiarkan menumpuk dan mengeluarkan bau menyengat hingga dikhawatirkan menjadi sarang penyakit.

Hingga Sabtu (4/4/2026) sore, lokasi pembuangan liar itu belum mendapat penanganan serius dari pihak berwenang. Kondisi sampah yang sebagian sudah membusuk terlihat berserakan di tepi jalan, mengganggu kenyamanan dan aktivitas lalu lintas di jalur utama tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan area itu telah lama menjadi titik pembuangan sampah ilegal. Selain merusak pemandangan, kondisi tersebut juga menimbulkan kesan kumuh di jalur yang kerap dilalui kendaraan antarwilayah maupun pekerja.

Sejumlah warga mengaku persoalan itu bukan hal baru. Warga setempat bahkan pernah melakukan pembersihan secara swadaya, namun upaya tersebut tidak bertahan lama karena masih adanya oknum yang kembali membuang sampah di lokasi yang sama.

“Dulu sempat kami bersihkan bersama warga, tapi sekarang menumpuk lagi. Baunya sangat menyengat dan sangat mengganggu lingkungan serta pengguna jalan yang melintas,” kata Fahmi (49), warga setempat saat ditemui di lokasi.

Ia menilai, tanpa pengawasan dan penanganan berkelanjutan dari pemerintah daerah, persoalan tersebut akan terus berulang.

“Kami berharap pihak yang berwenang segera turun tangan untuk membersihkan sampah ini dan melakukan penanganan yang berkelanjutan, supaya tidak menumpuk lagi,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pengendara yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Hendri (46), warga Kecamatan Rangkasbitung, mengaku bau sampah sangat mengganggu aktivitas perjalanannya.

“Saya setiap hari lewat sini karena kerja di kawasan Cikande. Baunya sangat menyengat, tidak tahan. Pemerintah harus segera turun tangan,” ujarnya.

Warga menilai tumpukan sampah tersebut tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit karena menjadi sumber bakteri dan vektor penyakit.

“Kalau mengganggu sih jelas ya. Tapi tni bukan soal ganggu mengganggu, tapi terkait penyakit yang akan ditimbulkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, mengenai langkah penanganan maupun upaya pencegahan agar pembuangan sampah liar tidak kembali terjadi. Wartawan bahkan sudah mencoba menghubungi pihak DLH melalui sambungan telepon, tapi belum mendapatkan respons. (Daffa)

Popular

Polres Lebak Gelar Jumat Berkah, Puluhan Warga Serbu Makan Gratis di Rangkasbitung
Ngeri! Tak Ada ZoSS dan Rambu di Depan SMPN 2 Cibadak, Keselamatan Siswa Terancam
FPM Salurkan Bantuan untuk 100 Yatim dan Lansia di Menes pada HUT ke-152 Pandeglang
Dewan Regen Bongkar Dugaan Kelalaian RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Bayi dalam Kandungan Meninggal
Diterpa Tuduhan Saat Demo IPB, Musa Weliansyah Murka: Saya Siap Laporkan!
Baru Selesai Dibangun, Jalan Surianeun- Pasir Gadung Sudah Rusak: Proyek Rp9,3 Miliar Disorot
Heboh! Status Facebook Diduga Pelaku Kasus Sumpah Injak Al-Qur’an Diserbu Netizen, Isinya Bikin Geleng-Geleng
Tukang Ojek Menang Gugatan, Pemprov Banten Gelontorkan Rp100 Miliar Perbaiki Jalan di Pandeglang

Popular

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:29

Polres Lebak Gelar Jumat Berkah, Puluhan Warga Serbu Makan Gratis di Rangkasbitung

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:05

Ngeri! Tak Ada ZoSS dan Rambu di Depan SMPN 2 Cibadak, Keselamatan Siswa Terancam

Senin, 27 April 2026 - 01:24

FPM Salurkan Bantuan untuk 100 Yatim dan Lansia di Menes pada HUT ke-152 Pandeglang

Kamis, 23 April 2026 - 08:57

Dewan Regen Bongkar Dugaan Kelalaian RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Bayi dalam Kandungan Meninggal

Selasa, 21 April 2026 - 23:55

Diterpa Tuduhan Saat Demo IPB, Musa Weliansyah Murka: Saya Siap Laporkan!

Berita Terbaru