“Meski mereka menjadi konten kreator, tapi urusan pendidikannya menjadi hal utama,” ujarnya.
Anggota DPR RI yang akrab disapa Aci itu juta menuturkan, bahwa menjadi konten kreator tidak hanya sebatas memberikan edukasi dan hiburan kepada warga net.
Melainkan lanjut dia, melalui konten-konten yang dimainkan di media sosial, bisa juga mendapatkan penghasilan ekonomi bagi mereka.
“Iya, bisa juga mendapatkan penghasilan dari konten-konten mereka,” ucapnya.
Ternyata, Aci pun tidak hanya memberikan pelatihan konten kreator kepada para kaum gem Z Tapi politisi Golkar asal Banten itu juga pernah memberikan pelatihan yang sama kepada kaum ibu-ibu pengajian di Pandeglang.
“Tujuannya, agr ibu-ibu Majelis Ta’lim yang notabene punya smart phone, mereka bisa membuat konten yang berisi edukasi tentang Agama Islam, atau konten berbau ceramah agama,” bebernya.
“Karena sekarang ini mengaji itu bukan hanya datang ke Majelis Ta’lim saja. Tapi bisa melalui media sosial juga dimanapun dan kapanpun,” sambungnya. (***)
Halaman : 1 2







