Polemik Akun Anonim “Bersahaja” di Lebak, Mahasiswa Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar percakapan akun anonim “Bersahaja” yang beredar di media sosial dan memicu polemik di Kabupaten Lebak. Salah satu pihak yang merasa dirugikan menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum.

Tangkapan layar percakapan akun anonim “Bersahaja” yang beredar di media sosial dan memicu polemik di Kabupaten Lebak. Salah satu pihak yang merasa dirugikan menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum.

POJOKBANTEN.COM, LEBAK – Percakapan di media sosial warga Kabupaten Lebak belakangan ramai diperbincangkan setelah munculnya sebuah akun anonim bernama “Bersahaja” yang diduga mengirimkan pesan bernada provokatif dan tidak pantas kepada sejumlah pihak melalui pesan pribadi di platform digital.

Perbincangan itu mencuat setelah sejumlah tangkapan layar percakapan beredar di kalangan pengguna media sosial. Dalam tangkapan layar tersebut, akun yang menggunakan nama “Bersahaja” diduga melontarkan kalimat yang dinilai merendahkan dan memicu polemik di ruang digital.

Salah satu pihak yang merasa keberatan atas isi pesan tersebut adalah Idham M Haqim. Ia menilai penggunaan akun anonim untuk menyerang pihak lain tidak mencerminkan bentuk kritik yang sehat dalam ruang publik.

Menurutnya, kebebasan berpendapat memang dijamin dalam sistem demokrasi, termasuk melalui media sosial. Namun kebebasan tersebut tetap memiliki batas etika dan hukum, terutama jika sudah menyentuh persoalan kehormatan atau reputasi seseorang.

“Dalam era digital, setiap orang memang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Tetapi kebebasan itu tidak boleh digunakan untuk menyerang atau merendahkan orang lain,” ujar Idham dalam keterangannya.

Ia mengaku merasa dirugikan dengan isi pesan yang diduga dikirimkan melalui akun tersebut. Karena itu, ia tengah mempertimbangkan untuk menempuh langkah hukum dengan terlebih dahulu mengumpulkan berbagai bukti yang diperlukan.

Beberapa bukti yang saat ini dihimpun di antaranya tangkapan layar percakapan, kronologi komunikasi, serta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

Popular

Direktur PT Awinet Global Mandiri Dukung Penertiban Kabel Fiber Optik di Pandeglang
Patroli Polres Pandeglang Sambangi Kuliner Gedung Juang, Disambut Hangat Paguyuban
Pemadaman Listrik Lebak Molor, Pelaku Usaha Ikan Terancam Rugi dan Warga Mengeluh
Tercatat Desil 3, 15 Tahun Menjaga Makam Tanpa Gaji, Saen Bertahan di Gubuk Bilik
Bupati-Wabup Tak Hadir, Paripurna APBD 2027 Lebak Ditunda, Wabup Amir Hamzah: “No Comment”
Ironi Jalan Menuju Kantor Desa dan Kopdes Merah Putih di Lebak Dicor Pakai Uang Patungan Warga
Polisi Cimarga Berhasil Temukan Keluarga Pria Asal NTT yang Ditemukan di Perkebunan Lebak
Redaksi Media Indosatunews.com dan Pusatsi.com Gelar Santunana

Popular

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

Direktur PT Awinet Global Mandiri Dukung Penertiban Kabel Fiber Optik di Pandeglang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:58

Patroli Polres Pandeglang Sambangi Kuliner Gedung Juang, Disambut Hangat Paguyuban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:15

Pemadaman Listrik Lebak Molor, Pelaku Usaha Ikan Terancam Rugi dan Warga Mengeluh

Rabu, 30 September 2026 - 12:47

Tercatat Desil 3, 15 Tahun Menjaga Makam Tanpa Gaji, Saen Bertahan di Gubuk Bilik

Selasa, 29 September 2026 - 00:47

Bupati-Wabup Tak Hadir, Paripurna APBD 2027 Lebak Ditunda, Wabup Amir Hamzah: “No Comment”

Berita Terbaru