Siswa SMAN 2 Rangkasbitung Jajal e-Voting di KPU Lebak, Pendidikan Pemilih Pemula Digenjot

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi e-Voting yang diikuti siswa SMAN 2 Rangkasbitung di Kantor KPU Kabupaten Lebak sebagai bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih pemula. (PojokBanten.com)

Simulasi e-Voting yang diikuti siswa SMAN 2 Rangkasbitung di Kantor KPU Kabupaten Lebak sebagai bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih pemula. (PojokBanten.com)

POJOKBANTEN.COM, LEBAK- Sejumlah siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMAN 2)  Rangkasbitung mengikuti simulasi pemilihan umum berbasis elektronik (e-voting) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, Rabu (15/4/2026) sore Kegiatan itu menjadi bagian dari strategi KPU dalam menggenjot pendidikan politik bagi pemilih pemula guna memberikan pemahaman awal mengenai proses pemungutan suara berbasis teknologi.

Dalam simulasi tersebut, para siswa diperkenalkan langsung pada mekanisme pemungutan suara digital, mulai dari proses registrasi, verifikasi data pemilih, hingga pencoblosan menggunakan perangkat elektronik. Mereka juga diberi pemahaman terkait prinsip dasar pemilu seperti langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Berdasarkan video yang diterima dan dilihat PojokBanten.com pada Kamis (16/4/2026) para siswa tampak antusias mengikuti tahapan simulasi yang menyerupai proses pemilu konvensional. Mereka datang secara bergiliran, mengantre, lalu memasuki bilik e-Voting untuk menentukan pilihan dari masing-masing calon.

Sementara, di dalam bilik para siswa atu pemilih pemula tersebut telah disiapkan perangkat elektronik berupa laptop yang terhubung dengan printer mini. Setelah pemilih menentukan pilihan melalui aplikasi, hasilnya pun langsung tercetak dan dimasukkan ke dalam kotak suara.

Sebagaimana pemilu pada umumnya, peserta yang telah menggunakan hak pilihnya juga diminta mencelupkan jari tangan mereka ke tinta yang ada di meja sebagai tanda telah memilih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lebak, Ade Jurkoni, menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya edukasi bagi pemilih pemula melalui simulasi berbasis teknologi.

“Pada hari ini KPU Lebak melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih bekerja sama dengan SMAN 2 Rangkasbitung, sekaligus melakukan launching e-Voting sebagai alat sosialisasi,” ujar Ade kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Ia menuturkan, sistem e-Voting dalam simulasi tersebut menggunakan nomor identitas atau token yang diberikan kepada pemilih. Nomor tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi sebelum menentukan pilihan.

“Setelah memilih, hasilnya langsung tercetak dan dimasukkan ke kotak suara. Ini untuk memudahkan pemilih, khususnya pemilih pemula, sekaligus sebagai sarana edukasi,” katanya.

Ade menegaskan, penggunaan e-Voting dalam kegiatan ini tidak serta-merta akan diterapkan dalam pemilu nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kewenangan pemerintah bersama Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

“Ini hanya sebatas sosialisasi. Jika ke depan ada penerapan e-Voting, masyarakat sudah tidak kaget,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas XI, Serina, mengaku antusias mengikuti simulasi tersebut. Ia menilai sistem e-Voting dianggap lebih mudah dan efisien dibandingkan metode konvensional sebelumnya.

“Sangat mudah dan efisien. Lebih cepat juga, hanya sekitar dua sampai tiga menit sudah selesai,” ujarnya.

Serina juga mengaku jika sebelumnya dirinya telah memiliki pengalaman menggunakan sistem serupa di sekolah, sehingga tidak mengalami kendala selama simulasi. Ia menyatakan siap menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.

“Sebelumnya saya pernah ikut simulasi ini di sekolah, dan di 2029 nanti saya siap jadi milih,” pungkasnya. (Daffa)

Popular

Jalan 18 Km Penghubung Enam Desa di Pandeglang Dibangun, Pangdam Siliwangi: Dorong Ekonomi Warga Pelosok
Janji Perbaikan Jalan di Kampung Suminta Belum Terwujud, DPUPR Lebak dan Pemerintah Desa Saling Bantah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Miris! Hari Pendidikan Nasional, Siswa SD di Lebak Tiap Hari Bertarung dengan Jalan Lumpur Menuju Sekolah
Pemkab Lebak Minta Maaf & Janji Perbaiki Gubuk Reyot Milik Suryadi
Apel HKB 2026 di Pandeglang, BPBD Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Pilu 15 Tahun Bertahan di Gubuk Reyot, Suryadi Harap Miliki Rumah Layak
20 Tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Lebak Desak Gubernur Andra Soni Turun Tangan

Popular

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:49

Jalan 18 Km Penghubung Enam Desa di Pandeglang Dibangun, Pangdam Siliwangi: Dorong Ekonomi Warga Pelosok

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:39

Janji Perbaikan Jalan di Kampung Suminta Belum Terwujud, DPUPR Lebak dan Pemerintah Desa Saling Bantah

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:48

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:46

Miris! Hari Pendidikan Nasional, Siswa SD di Lebak Tiap Hari Bertarung dengan Jalan Lumpur Menuju Sekolah

Rabu, 29 April 2026 - 01:50

Pemkab Lebak Minta Maaf & Janji Perbaiki Gubuk Reyot Milik Suryadi

Berita Terbaru