“Saya datang (ke Komnas Perempuan,red) untuk pengaduan atas nasib saya. Saya mencari perlindungan. Kejadian ini sudah lama, sudah enam tahun saya berjuang. Saya sudah beberapa kali melakukan mediasi, tapi tidak pernah digubris,” katanya dalam video yang beredar.
Selang beberapa waktu kemudian, IF menganulir pernyataannya sendiri dan melaporkan balik akun atau orang yang menyebarkan video pernyataannya ke Polda Metro Jaya karena dianggap sebagai sebuah hoax.
“Saya Ida Farida, dengan ini saya mensatangi Polda Metro Jaya untun melaporkan video viral, hoax, di tiktok, saya didampingi pengacara saya,” kata IF.(Din)
Halaman : 1 2







