POJOBANTEN.COM, BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten terus berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Infrastruktur irigasi yang berfungsi dengan baik diharapkan mampu mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan para petani.
Gubernur Banten menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan irigasi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan dapat memberikan manfaat secara maksimal.
“Harapan kita, irigasi yang diperbaiki dapat memberikan hasil maksimal. Semua ini membutuhkan kolaborasi, baik pemerintah maupun masyarakat, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan secara fisik. Lebih dari itu, setiap pembangunan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan harus memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat. Saya ingin memastikan irigasi yang dibangun benar-benar berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi para petani,” tegasnya.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan sumber daya air. Menurutnya, jaringan irigasi memiliki fungsi untuk mengalirkan air, sehingga keberlangsungan sumber air harus menjadi perhatian bersama.
“Petani harus tetap semangat. Irigasi pada dasarnya mengalirkan air, sehingga tugas kita bersama adalah menjaga ketersediaan air agar pertanian dapat terus berjalan dengan baik,” katanya.
Dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Banten, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten mendapatkan dukungan besar dari Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Tahun ini, Pemerintah Pusat memberikan dukungan pembangunan irigasi di Banten kurang lebih Rp500 miliar. Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan para petani,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten meresmikan sebanyak tujuh daerah irigasi yang telah dibangun dan ditingkatkan. Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Banten.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya menjaga seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, pembangunan yang didukung melalui APBN maupun APBD harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







