DPRD Desak Pembangunan Berdampak pada HUT Banten ke-26

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKBANTEN.COM, SERANG – Dua puluh enam tahun perjalanan Provinsi Banten menjadi momentum untuk melihat kembali arah pembangunan daerah. Bukan hanya tentang apa yang telah dibangun, tetapi juga tentang seberapa jauh kebijakan dan program pemerintah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Banten dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten di Gedung Rapat Paripurna DPRD Banten, Minggu (4/10/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Banten H. Fahmi Hakim tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, jajaran anggota DPRD Banten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pemangku kepentingan.

Mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”, paripurna HUT ke-26 tidak hanya menjadi forum peringatan perjalanan Provinsi Banten, tetapi juga menjadi ruang untuk menegaskan kembali arah pembangunan yang harus berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim mengatakan, bertambahnya usia Banten harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen dalam membangun daerah.

Menurut Fahmi, pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Dalam konteks kelembagaan, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat masuk dalam proses penyusunan kebijakan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Memasuki usia ke-26 ini, kita berharap Provinsi Banten semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan seluruh ikhtiar pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Banten,” ujar Fahmi.

Bagi DPRD, aspirasi masyarakat menjadi salah satu pijakan penting dalam menjalankan fungsi kelembagaan. Kebutuhan warga tidak berhenti sebagai masukan, tetapi perlu dikawal dalam proses kebijakan dan penganggaran agar memiliki arah yang jelas dan dapat diwujudkan dalam program pembangunan.

Karena itu, makna pembangunan yang berdampak menjadi penting. Kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur melalui bertambahnya infrastruktur, program pemerintah, atau capaian administratif. Ukuran yang lebih dekat dengan masyarakat adalah manfaat yang benar-benar mereka rasakan.

Popular

KNPI Pandeglang Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Kemanusiaan
TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Tuai Apresiasi, DPRD Nilai Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga
Kontrak Tanpa Bahasa Indonesia Berisiko Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum UMPAN Minta Pelaku Usaha Waspada
Inspektorat Lebak Dalami Kasus Oknum PNS Dinsos Palak Warga Urus SKTM Rp400 Ribu 
Besok! Pemkab Lebak akan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama, Ada Azis Gagap
Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan III, Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ketahanan Keluarga
Korwil BGN Lebak Beberkan Alasan Dapur SPPG Gunungkencana Sukanegara Ditutup BGN
Ketua Satgas MBG Pandeglang Minta KSPPG Tegas Tolak Menu Tak Sesuai Standar BGN

Popular

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Desak Pembangunan Berdampak pada HUT Banten ke-26

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:32

KNPI Pandeglang Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Kemanusiaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:36

TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Tuai Apresiasi, DPRD Nilai Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 08:54

Kontrak Tanpa Bahasa Indonesia Berisiko Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum UMPAN Minta Pelaku Usaha Waspada

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Inspektorat Lebak Dalami Kasus Oknum PNS Dinsos Palak Warga Urus SKTM Rp400 Ribu 

Berita Terbaru

Pemerintahan

DPRD Desak Pembangunan Berdampak pada HUT Banten ke-26

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:45