POJOKBANTEN.COM, LEBAK- Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengungkapkan bahwa Buati Lebak, Hasbi Asydiki Jayabaya, sempat hanya masuk kerja satu kali dalam sepekan. Pernyataan itu disampaikan Amir saat menyoroti respons bupati terhadap kritik mahasiswa terkait proyek revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung pada beberapa bulan lalu.
Menurut Amir, kondisi tersebut terjadi ketika bupati menghadapi tekanan publik. Ia menilai sikap tersebut tidak hanya berdampak pada kinerja pemerintahan, tetapi juga merugikan secara politik.
“Kalau seperti itu, secara politik merugikan bupati sendiri. Harus diingat bahwa kepemimpinan itu bukan soal menang sendiri,” kata Amir kepada wartawan saat ditemui di kediamannya belum lama ini.
Ia juga menyinggung faktor dukungan politik dalam kontestasi sebelumnya. Amir menyebut kemenangan Hasbi tidak terlepas dari peran berbagai pihak, sehingga seharusnya ada sikap saling menghormati dalam menjalankan pemerintahan.
“Ini kan faktor JB dan faktor saya.
Artinya kalau enggak ada bapaknya belum tentu juga terpilih. Ya kenapa dia tidak menghormati orang tuanya?,” katanya.
Lebih lanjut, Amir mengkritik respons bupati yang dinilai kurang terbuka terhadap kritik. Ia menyebut, saat mendapat sorotan terkait proyek alun-alun, bupati justru kerap meninggalkan daerah dan pergi ke Jakarta.
“Ketika dikritik, masa dalam seminggu hanya satu hari masuk kerja, lalu pergi lagi ke Jakarta. Tidak tahan kritik,” ujarnya.
Amir mengaku sebelumnya memilih untuk tidak menyampaikan hal tersebut ke publik, namun kini merasa perlu mengungkapkannya sebagai bentuk evaluasi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







