“Masjid harus hidup dengan berbagai kegiatan positif. Pemuda harus menjadi motor penggerak kegiatan kemasjidan, mulai dari dakwah, pendidikan, sosial hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PERMASI Masjid Agung Al-A’raaf Lebak, Ichsanudin, menjelaskan bahwa pelatihan kader ini merupakan salah satu program strategis untuk memperkuat peran pemuda dalam memakmurkan masjid.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepemimpinan, serta kreativitas di kalangan pemuda dan remaja masjid. Harapannya peserta tidak hanya aktif dalam kegiatan ibadah, tetapi juga mampu menjadi penggerak berbagai program sosial, pendidikan, dan dakwah yang berpusat di masjid,” jelasnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti penyampaian materi kepemimpinan pemuda, manajemen organisasi, peran pemuda dalam dakwah, serta pengembangan program kreatif berbasis masjid.
Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi kelompok, berbagi pengalaman, serta penyusunan gagasan program kegiatan pemuda dan remaja masjid yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat melahirkan kader-kader muda yang memiliki semangat pengabdian, kepemimpinan, serta komitmen untuk terus memakmurkan masjid dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lebak. (Radit)
Halaman : 1 2







