JB Diminta Buktikan Dugaan Jual Beli Jabatan di Rumah Aspirasi Hasbi, Penggiat Demokrasi: Jangan Hanya Jadi Drama Korea 

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggiat Demokrasi Provinsi Banten, Nana Subana, menanggapi terkait pernyataan mantan Bupati Lebak dua periode, Mulyadi Jayabaya (JB) atas dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Penggiat Demokrasi Provinsi Banten, Nana Subana, menanggapi terkait pernyataan mantan Bupati Lebak dua periode, Mulyadi Jayabaya (JB) atas dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Saat dikonfirmasi, Jaya Baya yang juga mantan Bupati Lebak dua periode itu membenarkan adanya penutupan rumah aspirasi tersebut.

Terlebih, tambah dia, rumah tersebut diduga menjadi tepat jual beli jabatan pejabat Lebak.

“Benar ditutup, karena diduga jadi tempat jual beli jabatan,” ujarnya dalam sambungan telpon.

Menurutnya, rumah aspirasi tersebut juga kerap didatangi oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

“Pejabat sering datang ke rumah aspirasi,” ujarnya.

Jurnalis POJOKBANTEN.COM sudah berupaya mengkonfirmasi Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya, baik melalui sambungan telepon dan pesan singkat, namun tidak mendapatkan jawaban hingga saat ini.

Sementara itu, Relawan Rumah Aspirasi, Badriyudin, membantah jika rumah aspirasi tersebut menjadi tempat jual beli jabatan.

“Tidak ada jual beli jabatan di sana, itu tidak benar,” katanya.

Menurutnya, penutupan itu dilakukan lantaran bangunan tersebut sudah lama direncanakan untuk dikosongkan.

“Sudah diminta dikosongkan sejak lama, karena rencananya akan disewa oleh bank,” ujarnya. (Radit)

Popular

Sawah Kering Disulap Jadi “Bioskop Rakyat”, 500 Warga Angsana Nobar Film Perjuangan dan Dapat Edukasi
Sawah Gagal Panen, Penghasilan Terhenti, Polisi Bantu Lansia 75 Tahun di Lebak
Pabrik Gula di Pagelaran Pandeglang Belum Beroperasi, Warga Mengaku Tak Tahu Kelanjutannya
Polda Banten Buka Layanan SIM Keliling di Bayah, Catat Tanggal dan Syaratnya
Dongkrak Angka Kunjungan, Paguyuban UMKM Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke
Semarak HUT RI ke-81 Bersama Maxim, Ratusan Warga Karaton Pandeglang Antusias Ikuti Jalan Santai
Jembatan Rusak Bertahun-tahun, Anggota DPRD Banten Bangun Akses Warga dengan Dana Pribadi
Jalan Penghubung Dua Desa Dibuka Lewat TMMD, Warga Patia: Impian Kami Akhirnya Terwujud

Popular

Jumat, 4 September 2026 - 22:55

Sawah Kering Disulap Jadi “Bioskop Rakyat”, 500 Warga Angsana Nobar Film Perjuangan dan Dapat Edukasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:43

Sawah Gagal Panen, Penghasilan Terhenti, Polisi Bantu Lansia 75 Tahun di Lebak

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:18

Pabrik Gula di Pagelaran Pandeglang Belum Beroperasi, Warga Mengaku Tak Tahu Kelanjutannya

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:02

Polda Banten Buka Layanan SIM Keliling di Bayah, Catat Tanggal dan Syaratnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:31

Dongkrak Angka Kunjungan, Paguyuban UMKM Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke

Berita Terbaru