“Kalau banjir datang, rumah kami selalu terendam. Warga biasanya mengungsi ke rumah saudara yang tidak terkena banjir,” katanya.
Salah seorang warga, Erah, juga mengeluhkan kondisi tersebut. Ia menilai banjir semakin sering terjadi setelah pembangunan perumahan di sekitar kampung mereka.
“Sejak ada perumahan ini, rumah kami sering kebanjiran. Gorong-gorong banyak yang tidak berfungsi sehingga air hujan masuk ke rumah kami semua,”keluhnya.
Ia menambahkan, jika air tidak segera surut, warga biasanya memilih meninggalkan rumah sementara waktu.
“Kalau air tidak cepat surut, kami mengungsi ke rumah saudara yang tidak terdampak banjir,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki sistem drainase di wilayah tersebut agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Kami hanya berharap kepada pemerintah agar bisa membantu kami, supaya setiap hujan deras kami tidak lagi kebanjiran,”imbuhnya. (Radit)
Halaman : 1 2







