“Iya itu material tembok keras bercampur batu semen menghalangi bagian depan toko saya,” tambahnya.
Menurut Diki, kondisi tanah di lokasi tersebut memang sudah labil setelah sekitar sepekan terakhir diguyur hujan. Ia juga menilai struktur tembok yang longsor tidak memiliki penguat seperti besi sehingga mudah ambruk.
Selain itu, bagian pagar atas yang berada di area SD Negeri 3 Kaduagung Timur juga ikut terdampak longsor.
“Iya makanya kalau hujan khawatir tanahnya longsor seperti sekarang ini. Kayanya harus secepatnya ditangani karena mengganggu toko saya, dan di sini juga banyak aktivitas pejalan kaki, seperti orang berangkat kerja, anak-anak yang berjalan kaki ke sekolah SD,” ujarnya.
Ia berharap pihak terkait segera melakukan penanganan agar material longsor tidak semakin membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
“Alhamdulillah korban tidak ada,”pungkasnya. (Radit)
Halaman : 1 2







