POJOKBANTEN.COM, LEBAK- Sebuah rumah gedong milik Uju Juanda (53) di Kampung Pademangan, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, ludes terbakar pada Selasa (7/4/2026) malam sekitar pukul 20.13 WIB.
Kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mengenai kasur hingga api cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun PojokBanten.com, rumah yang dihuni tiga keluarga tersebut terbakar hebat dalam waktu singkat. Kobaran api disertai asap tebal terlihat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga sekitar yang berupaya menyelamatkan barang-barang seadanya sebelum api semakin meluas.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Dua unit mobil pemadam diteejunkan untuk menjinakkan api, dibantu warga sekitar yang turut berupaya mengendalikan kobaran agar tidak merambat ke bangunan lain.
Salah satu petugas Damkar di lokasi, Riyan, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan pukul 20.13 WIB, tim langsung meluncur ke lokasi dan melakukan pemadaman dibantu warga,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (7/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Penanganan kebakaran berlangsung hingga sekitar pukul 21.10 WIB sebelum api berhasil dipadamkan,” katanya.
Riyan menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan rumah hangus terbakar dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
“Kerugian diperkirakan sekitar Rp200 juta dan saat ini korban mengungsi ke rumah kerabat,” tandasnya.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. (Red)







