Diduga Terlambat Ditangani, Korban Gigitan Ular di Lebak Meninggal Dunia

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Kalanganyar, Lebak, meninggal dunia setelah mengalami gigitan ular. Keluarga korban menyoroti proses penanganan di RSUD Adjidarmo yang dinilai lambat saat korban membutuhkan perawatan darurat.

Seorang warga Kalanganyar, Lebak, meninggal dunia setelah mengalami gigitan ular. Keluarga korban menyoroti proses penanganan di RSUD Adjidarmo yang dinilai lambat saat korban membutuhkan perawatan darurat.

POJOKBANTEN.COM, LEBAK – Peristiwa tragis menimpa seorang warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Seorang pria bernama Judil (50), warga Kampung Dalung, Desa Sangiang Tanjung, meninggal dunia setelah mengalami gigitan ular saat berada di kebunnya.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban pergi ke kebun yang tidak jauh dari rumahnya.

Di lokasi kebun, korban tanpa sengaja menginjak pelapah kelapa yang tergeletak di tanah. Awalnya ia mengira kakinya hanya terkena duri atau benda tajam biasa. Namun ketika mencoba memastikan dengan tangannya, ternyata seekor ular tanah menggigitnya.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga ular tersebut berhasil dimatikan. Dalam kejadian itu, korban diduga mengalami beberapa luka gigitan di bagian kaki dan tangan.

Saudara korban, Ujen, menuturkan bahwa setelah kejadian, keluarga sempat memberikan penanganan awal di rumah sebelum akhirnya membawa korban ke rumah sakit.

“Korban digigit sekitar jam dua siang. Setelah diupayakan penanganan di rumah, sekitar jam lima lewat dibawa ke rumah sakit dan sampai di UGD sekitar jam setengah enam sore,” kata Ujen kepada wartawan, Senin 9 Maret 2026.

Menurutnya, saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (UGD) RSUD Adjidarmo, keluarga berharap korban segera mendapatkan penanganan khusus berupa pemberian obat anti bisa ular. Namun, keluarga mengaku korban hanya mendapatkan penanganan berupa infus.

“Kami minta agar segera diberikan obat anti bisa ular, tapi katanya tidak ada. Bahkan saat kami ingin membeli sendiri juga tidak diperbolehkan,” ujarnya.

Selain itu, keluarga juga mengaku sempat kesulitan mendapatkan ruang perawatan bagi korban. Kondisi tersebut membuat keluarga semakin cemas karena saat itu kondisi Judil sudah semakin melemah.

Popular

Terseret Ombak Ganas! Turis China di Pantai Cibobos Lebak Ditemukan Tewas
Rumah Tiga Keluarga di Lebak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar
Banjir Rendam Mustika Tigaraksa, Akses Lumpuh dan Sekolah Terhenti
Pria di Lebak Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Masuk Area Permukiman, Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Berhasil Ditangkap Warga 
Longsor Tiga Tahun Lalu, Jalan Penghubung Antar Desa di Pandeglang Belum Ditangani
Hujan Deras Picu Longsor di Bantaran Sungai Ciujung, Empat Rumah Warga Cibadak Lebak Rusak Berat
Tembok Taman Lampu Merah Sumur Buang Lebak Longsor, Material Timbun Jalan dan Ganggu Toko Warga

Popular

Senin, 13 April 2026 - 08:13

Terseret Ombak Ganas! Turis China di Pantai Cibobos Lebak Ditemukan Tewas

Rabu, 8 April 2026 - 01:49

Rumah Tiga Keluarga di Lebak Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Senin, 6 April 2026 - 02:09

Banjir Rendam Mustika Tigaraksa, Akses Lumpuh dan Sekolah Terhenti

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:15

Pria di Lebak Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya

Senin, 9 Maret 2026 - 18:29

Masuk Area Permukiman, Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Berhasil Ditangkap Warga 

Berita Terbaru