POJOKBANTEN.COM, PANDEGLANG – Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, mendorong perguruan tinggi di Banten memperluas kerja sama dengan perusahaan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan pasar kerja.
“Selain pendidikan yang berkualitas, merata dan adil serta bisa dirasakan oleh semua masyarakat, hal yang paling penting adalah setelah kuliah mendapatkan pendidikan, relevansinya adalah di kehidupan nyata kedepannya seperti apa. Apakah dapat mendapatkan pekerjaan, atau menjadi bagian dari satu juta pengangguran yang dihasilkan dari pendidikan tinggi yang selama ini datanya ada di BPS, ” kata Adde Rosi Khoerunnisa, dalam kegiatan workshop peningkatan kualitas dan relevansi perguruan tinggi, di STKIP Mutiara Banten, Kamis (16/07/2026).
Menurut Adde Rosi, tingginya angka pengangguran menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun kemitraan yang lebih erat dengan perusahaan melalui program magang, riset bersama, pengembangan kurikulum, hingga penyerapan tenaga kerja.
“Jadi relevansinya sudah jelas, kuliah untuk mendapatkan pekerjaan dan tidak menjadi pengangguran,itu yang coba kita dorong kepada semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta” ujar Adde Rosi.
Ia menilai MoU antara kampus dan perusahaan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus diwujudkan dalam program konkret yang memberi manfaat bagi mahasiswa dan dunia usaha.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







