POJOKBANTEN COM,LEBAK – Sosok Ainia Salsabila Alhafidzah (27), warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten yang ikut berkompetisi di ajang Da’i Aksi Indosiar Ramadhan 2026.
Ainia masuk 28 besar dari 1.500 orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang ikut berkompetisi.
Perempuan kelahiran 1999 itu merupakan tahfidz atau penghafal Al-Qur’an, lulusan sarjana Fisika yang juga alumni pondok pesantren Qothrotul Falah.
Ainia Salsabila Alhafidzah lahir tahun 1999 di Kecamatan Banjarsari, Lebak.
Namun, ia sudah tinggal lama menetap di Kecamatan Cikulur, bersama neneknya.
“Iya kalau kelahiran Banjarsari, tapi lama tinggal di Cikulur bersama nenek,” ujarnya dalam sambungan telepon, Jumat 6 Maret 2026.
Ainia menyelesaikan studi S1 Fisika tahun 2022 di kampus Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo.
Sebelum ke Jawa Tengah, Ainia sekolah sambil mondok di pesantren Qothrotul Falah (QF) Cikulur sejak sekolah MTS dan SMA.
“Iya di QF enam tahun, sebelum ke Jawa Tengah,” katanya.
Usia menyelesaikan jenjang pendidikan S1, Ainia mengajar sekolah SD Tahfidzhul Qur’an Qurrata A’yun di pondok pesantren Ulumul Qur’an Qindiliyah di Wonosobo.
“Iya sekarang juga masih mengajar, sambil belajar,” katanya.
Warga Lebak itu tinggal di Jawa Tengah Wonosobo sudah delapan tahun lebih.
“Sudah lama yah. Delapan tahun lebih saya di Wonosobo. Semenjak kuliah,” ujarnya.
Status Ainia saat ini masih lajang atau belum berumah tangga.
“Masih lajang. Alhamdulillah orang tua juga masih lengkap,” ucapnya.
Masuk 28 besar dari 1.500 orang peserta
Ainia mengaku bersyukur, bisa masuk 28 besar Da’i Aksi Indosiar dari 1.500 peserta yang ikut dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







