POJOKBANTEN.COM, LEBAK – Komandan Kodim 0603/Lebak, I Gede Mahendra Subrata, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten atas kolaborasi yang dinilai cepat dan responsif dalam mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara penerimaan dan penyerahan puluhan armada truk dari PT Agrinas Pangan Nusantara di halaman Pendopo Bupati Lebak, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, kehadiran bantuan armada tersebut tidak lepas dari penilaian positif pihak Agrinas terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendorong percepatan pembangunan.
“Semua ini bisa terwujud karena Agrinas melihat responsif yang positif di Kabupaten Lebak dalam hal pembangunan daerah,” ujar Dandim.
Ia mengungkapkan, dari target 344 titik pembangunan, sebanyak 275 titik telah terdaftar. Namun pembangunan dilakukan secara bertahap dengan memastikan status lahan telah bersih dan siap digunakan.
“Dari jumlah tersebut, yang sudah kami bangun sebanyak 239 titik dan hingga tadi malam sudah selesai 28 titik secara 100 persen,” jelasnya.
Menariknya, jumlah kendaraan yang dikirim mencapai 34 unit, meski titik yang rampung baru 28. Hal itu, kata dia, merupakan kebijakan Agrinas yang mulai mendistribusikan armada sejak progres pembangunan mencapai 65 persen.
Dandim juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat realisasi pembangunan. Ia menyebut dukungan dari Bupati Lebak, jajaran pemerintah daerah, BUMN, hingga para kepala desa menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.
Dalam hal penyediaan lahan, Pemkab Lebak turut berperan aktif, termasuk memfasilitasi pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah serta koordinasi dengan Perhutani dan PTPN.
“Sudah ada empat lahan pemerintah daerah yang digunakan. Selain itu, dari pengajuan ke Perhutani, terdapat 35 titik yang berpotensi menjadi aset tambahan bagi pemerintah daerah,” paparnya.
Ke depan, pihaknya menargetkan pembangunan 68 titik dapat rampung hingga akhir April 2026. Sementara secara keseluruhan, sebanyak 226 titik ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026.
Dengan demikian, seluruh fasilitas diharapkan telah siap saat peresmian oleh Presiden pada Agustus mendatang.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga. Karena untuk berinovasi, kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus bersama-sama,” pungkasnya.







