Adde Rosi Dorong Perguruan Tinggi Jalin MoU dengan Perusahaan untuk Perkuat Link and Match

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, saat sambutan di acara Workshop Peningkatan Kualitas dan Relevansi Perguruan Tinggi di STKIP Mutiara Banten.

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, saat sambutan di acara Workshop Peningkatan Kualitas dan Relevansi Perguruan Tinggi di STKIP Mutiara Banten.

POJOKBANTEN.COM, PANDEGLANG – Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, mendorong perguruan tinggi di Banten memperluas kerja sama dengan perusahaan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan pasar kerja.

“Selain pendidikan yang berkualitas, merata dan adil serta bisa dirasakan oleh semua masyarakat, hal yang paling penting adalah setelah kuliah mendapatkan pendidikan, relevansinya adalah di kehidupan nyata kedepannya seperti apa. Apakah dapat mendapatkan pekerjaan, atau menjadi bagian dari satu juta pengangguran yang dihasilkan dari pendidikan tinggi yang selama ini datanya ada di BPS, ” kata Adde Rosi Khoerunnisa, dalam kegiatan workshop peningkatan kualitas dan relevansi perguruan tinggi, di STKIP Mutiara Banten, Kamis (16/07/2026).

Menurut Adde Rosi, tingginya angka pengangguran menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun kemitraan yang lebih erat dengan perusahaan melalui program magang, riset bersama, pengembangan kurikulum, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Jadi relevansinya sudah jelas, kuliah untuk mendapatkan pekerjaan dan tidak menjadi pengangguran,itu yang coba kita dorong kepada semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta” ujar Adde Rosi.

Ia menilai MoU antara kampus dan perusahaan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus diwujudkan dalam program konkret yang memberi manfaat bagi mahasiswa dan dunia usaha.

Popular

Kontrak Berbahasa Asing Bisa Berujung Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum Unpam: Pelaku Usaha Jangan Anggap Remeh Aturan Bahasa Indonesia
Kontrak Tanpa Bahasa Indonesia Berisiko Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum UMPAN Minta Pelaku Usaha Waspada
Mahasiswi Hukum Unpam: Bahasa Hukum yang Rumit Hambat Akses Masyarakat terhadap Keadilan
Ramadhan Berbagi, Yayasan Irsyadul ‘Ibad Pandeglang Salurkan Ratusan Paket untuk Warga
FKPQ dan Porwan Pandeglang Gelar Lomba Mewarnai Kaligrafi, 150 Anak TKA–TPQ Antusias Ikuti Kegiatan
PAC IPNU–IPPNU Cikedal Gelar Kajian Ramadan Bersama Santri Lirboyo, Bahas Keberkahan Bulan Suci
KUMALA Komisariat PIKSI Gelar Pesantren Kilat Ramadhan, Tanamkan Nilai Akhlak bagi Generasi Muda

Popular

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28

Adde Rosi Dorong Perguruan Tinggi Jalin MoU dengan Perusahaan untuk Perkuat Link and Match

Senin, 13 Juli 2026 - 15:59

Kontrak Berbahasa Asing Bisa Berujung Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum Unpam: Pelaku Usaha Jangan Anggap Remeh Aturan Bahasa Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 08:57

Kontrak Tanpa Bahasa Indonesia Berisiko Batal Demi Hukum, Mahasiswa Hukum UMPAN Minta Pelaku Usaha Waspada

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:06

Mahasiswi Hukum Unpam: Bahasa Hukum yang Rumit Hambat Akses Masyarakat terhadap Keadilan

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:52

Ramadhan Berbagi, Yayasan Irsyadul ‘Ibad Pandeglang Salurkan Ratusan Paket untuk Warga

Berita Terbaru