POJOKBANTEN.COM, PANDEGLANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aulia Pandeglang, melaporkan hilangnya ratusan obat golongan psikotropika kedaluwarsa kepada pihak kepolisian.
Manajemen rumah sakit menyatakan telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku setelah mengetahui adanya kehilangan tersebut.
Direktur RSUD Aulia Pandeglang, Dr. Rita Permatasari, membenarkan adanya kehilangan obat golongan psikotropika yang terdiri dari berbagai jenis, di antaranya tablet dan ampul injeksi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kehilangan obat tersebut diketahui pada 7 April 2026. Setelah dilakukan pemeriksaan internal, pihak rumah sakit melaporkan kejadian itu ke Polsek Menes pada 6 Mei 2026.
“Sudah sesuai SOP. Kami lakukan pengecekan dan lapor ke Dinkes karena Aulia di bawah Dinkes, dan lapor ke Polsek Menes,” kata Rita saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (10/7).
Rita menjelaskan, jumlah obat yang hilang mencapai ratusan. Namun, pihak rumah sakit tidak dapat mengungkapkan angka pasti karena kasus tersebut telah masuk dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







