Menurutnya, limbah yang dikeluhkan bukan berupa tumpukan sampah, melainkan diduga berasal dari saluran pembuangan yang mengalami kebocoran sehingga air limbah mengalir ke drainase milik warga.
“Bukan limbah sampah, kayaknya dari sambungan pipanya copot, tapi itu pembuangan limbahnya ngalir ke solokan warga. Itu alirannya sampai ke muara,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG Labuan satu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, salah satu PIC SPPG Labuan satu belum merespons panggilan maupun memberikan tanggapan. (Muj)
Halaman : 1 2







