POJOKBANTEN.COM, LEBAK- Polisi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, memeriksa kondisi pohon-pohon di sepanjang ruas jalan untuk mencegah kecelakaan akibat pohon tumbang. Permintaan itu disampaikan menyusul setelah sebuah pohon besar yang sudah lapuk tumbang dan menutup seluruh badan Jalan Nasional Rangkasbitung-Cipanas, tepatnya di wilayah Narimbang, Jumat (23/10/2026) petang.
Pohon tumbang yang diduga dipicu angin tersebut sempat menghambat arus lalu lintas. Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak bersama warga setempat kemudian mengevakuasi batang dan ranting pohon agar kendaraan dapat kembali melintas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setiawan, mengatakan pohon tumbang itu dilaporkan sekitar pukul 18.10 WIB. Berdasarkan informasi awal, pohon tersebut tumbang akibat angin dalam kondisi sudah lapuk.
“Terkena angin dan pohonnya sudah lapuk,” kata Aris kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (23/12026) malam.
Menurut Aris, proses evakuasi dilakukan dengan bantuan warga sekitar. Batang pohon yang menghalangi seluruh badan jalan disingkirkan ke tepi jalan sehingga akses kendaraan kembali terbuka.
“Alhamdulillah, dibantu warga setempat, pohon sudah dipinggirkan. Arus lalu lintas sudah normal kembali,” ujarnya.
Polisi Minta Pemkab Lebak Bertindak
Aris meminta dinas terkait di lingkungan Pemkab Lebak melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang ruas jalan. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi pohon yang berpotensi tumbang sebelum membahayakan pengguna jalan.
“Untuk dinas terkait, biar dilakukan pengontrolan terhadap pohon-pohon yang ada di ruas jalan untuk mengantisipasi terjadinya korban bagi para pengendara yang melintas,” katanya.
Peristiwa di Narimbang tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi pohon di tepi jalan perlu mendapat perhatian, terutama ketika batang atau cabangnya sudah lapuk. Pohon yang rapuh berisiko tumbang saat terkena angin dan dapat menghalangi jalur kendaraan maupun menimpa pengendara.
Pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi pohon yang rawan tumbang. Jika ditemukan pohon yang berpotensi membahayakan, dinas terkait perlu melakukan penanganan sesuai kewenangannya agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, pohon tumbang yang menutup seluruh badan jalan juga dapat menghambat mobilitas masyarakat dan kendaraan yang melintas di jalur penghubung Rangkasbitung-Cipanas tersebut.
Hingga Jumat malam, arus lalu lintas di Jalan Nasional Rangkasbitung-Cipanas, wilayah Narimbang, dilaporkan telah kembali normal setelah petugas bersama warga menyelesaikan evakuasi. (Red)







