POJOKBANTEN.COM- Perkenalan singkat melalui telepon seluler berujung petaka bagi Halizah (52), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Alih-alih mendapatkan teman baru, ia justru menjadi korban penipuan dan kehilangan sepeda motor yang dibawa kabur oleh pria yang baru dikenalnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun PojokBanten.com, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Carita, dan sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, Halizah terlihat menangis histeris di sebuah minimarket setelah menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan.
Kejadian bermula ketika pelaku menghubungi korban melalui sambungan telepon dan mengajak bertemu. Tanpa curiga, korban menyetujui ajakan tersebut dan keduanya sepakat bertemu di sebuah minimarket.
Namun, pertemuan yang semula dianggap sebagai ajang silaturahmi justru dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan keterangan korban, pelaku sempat berbincang santai sebelum berpura-pura meminta izin untuk mengisi daya telepon genggam di luar minimarket.
Saat korban masuk ke dalam toko untuk berbelanja, pelaku yang memegang kunci sepeda motor langsung membawa kabur kendaraan tersebut.
Dia bilang mau ngecas handphone di luar. Saya masuk belanja, pas keluar dia sudah tidak ada, motor saya juga hilang,” ujar Halizah saat ditemui wartawan, Selasa (7/4/2026).
Korban mengaku tidak mengetahui identitas pelaku karena perkenalan terjadi secara tiba-tiba. Namun, ia sempat mengingat ciri-ciri fisik pria tersebut.
“Dia tinggi kurus, mukanya agak kecil. Giginya tuh kecil-kecil,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota Polsek Carita, Bripka Yudi Hartono, mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami akan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar minimarket, untuk mengidentifikasi pelaku,” kata Yudi.
Ia menambahkan, akses cepat terhadap rekaman kamera pengawas menjadi kunci penting dalam mempercepat proses penyelidikan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku penipuan tersebut.







