20 Tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Lebak Desak Gubernur Andra Soni Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi infrastruktur jalan di Kampung Suminta, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, masih menjadi persoalan serius yang belum tertangani selama sekitar 20 tahun. Warga kini mendesak Gubernur Banten Andra Soni segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut.

Kondisi infrastruktur jalan di Kampung Suminta, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, masih menjadi persoalan serius yang belum tertangani selama sekitar 20 tahun. Warga kini mendesak Gubernur Banten Andra Soni segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut.

POJOKBANTEN.COM, LEBAK- Kondisi infrastruktur jalan di Kampung Suminta, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, masih menjadi persoalan serius yang belum tertangani selama sekitar 20 tahun. Warga kini mendesak Gubernur Banten Andra Soni segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut.

Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang digagas Pemerintah Provinsi Banten turut menuai sorotan. Program yang diusung pada masa kepemimpinan Andra Soni bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah dinilai belum menunjukkan hasil signifikan, terutama dalam menjawab kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah perdesaan.

Sejumlah kalangan menilai implementasi program tersebut masih jauh dari harapan. Alih-alih mempercepat pembangunan, program ini dinilai belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa yang hingga kini masih menghadapi ketimpangan pembangunan.

Kondisi tersebut tampak jelas di Kampung Suminta. Jalan sepanjang hampir satu kilometer yang menghubungkan tiga desa yakni Desa Sukadaya, Tambakbaya, dan Sukarendah itu mengalami kerusakan berat. Permukaan jalan dipenuhi lubang, sementara lapisan aspal hampir tidak terlihat.

Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur licin yang sulit dilalui. Sebaliknya, pada musim kemarau, debu tebal dan lubang disejumlah titik membahayakan pengendara.

“Sudah hampir 15 sampai 20 tahun jalan ini rusak dan belum pernah ada perbaikan dari pemerintah. Anak sekolah sampai harus berjalan tanpa sepatu, petani kesulitan membawa hasil panen, pedagang juga terdampak,” ujar Tuti (52), warga setempat, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, buruknya sistem drainase memperparah kondisi jalan. Genangan air kerap muncul dan menyebabkan pengendara terjatuh. “Selokannya tidak pernah diperbaiki,” katanya.

Warga mengaku telah berupaya memperbaiki jalan secara swadaya, mulai dari menimbun dengan puing hingga melakukan aksi protes simbolik pada 2025. Namun, janji perbaikan tak kunjung terealisasi.

“Kami pernah membuat replika kuburan di jalan sebagai bentuk kekecewaan. Waktu itu dijanjikan tiga bulan diperbaiki, tapi sampai setahun belum ada realisasi,” ungkap Tuti.

Ironisnya, pembangunan infrastruktur justru terlihat di desa lain yang lokasinya tidak jauh dari Kampung Suminta. Hal ini memicu kekecewaan warga yang merasa diabaikan.

“Desa lain sudah dibangun meskipun belum selesai. Kampung kami tidak pernah diperhatikan,” ujarnya.

Kekecewaan warga semakin mendalam karena merasa hanya diperhatikan saat momentum pemilu. Pasangan Andra Soni–Dimyati Natakusumah sendiri diketahui meraih dukungan suara besar di wilayah tersebut dan telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Warga berharap pemerintah daerah dan provinsi segera mengambil langkah konkret melalui realisasi program Bang Andra.

“Harapan kami sederhana, jalan ini diperbaiki agar layak dilalui. Kasihan anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari melewati jalan ini,” kata Tuti.

Sementara itu, Staf Desa Sukadaya, Iyan, menyebut pihak desa telah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Namun, usulan tersebut belum disetujui.

“Sejak 2023 sampai Januari 2025, usulan terus ditolak karena tidak masuk SK. Padahal koordinat sudah jelas dan prosedur sudah diikuti,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lebak sempat melakukan kunjungan dan menjanjikan pembangunan pada Maret 2026. Namun hingga kini belum ada realisasi.

“Sudah dikunjungi pihak PUPR dan dijanjikan akan dibangun pada Maret 2026, bahkan sudah dilakukan pengukuran bersama masyarakat, tapi sampai sekarang belum ada kabarnya,” katanya.

Menurut Iyan, keterbatasan anggaran desa akibat pemangkasan dari pemerintah pusat menjadi salah satu kendala utama. Total jalan rusak di Desa Sukadaya diperkirakan mencapai sekitar 5 kilometer, dengan kondisi terparah berada di Kampung Suminta.

“Total jalan rusak sekitar 5 kilometer, dan yang paling parah ada di Kampung Suminta. Rencana pembangunan sempat ada dari kami, tapi pihak PUPR sudah menjanjikan waktu itu,” ujarnya.

Pihak desa berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret mengingat kondisi jalan yang semakin parah.

“Kasihan masyarakat di sana, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya. (Red)

Popular

Hari Anak Nasional, Siswa Masih Belajar di Kelas Rusak, DPRD Pandeglang Desak Disdikpora Berbenah
Ade Rossi: Bullying Bukan Kenakalan, tetapi Kejahatan HAM; Sekolah Diminta Perkuat Satgas Pencegahan
Jalan 18 Km Penghubung Enam Desa di Pandeglang Dibangun, Pangdam Siliwangi: Dorong Ekonomi Warga Pelosok
Janji Perbaikan Jalan di Kampung Suminta Belum Terwujud, DPUPR Lebak dan Pemerintah Desa Saling Bantah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Miris! Hari Pendidikan Nasional, Siswa SD di Lebak Tiap Hari Bertarung dengan Jalan Lumpur Menuju Sekolah
Pemkab Lebak Minta Maaf & Janji Perbaiki Gubuk Reyot Milik Suryadi
Apel HKB 2026 di Pandeglang, BPBD Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Popular

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:00

Ade Rossi: Bullying Bukan Kenakalan, tetapi Kejahatan HAM; Sekolah Diminta Perkuat Satgas Pencegahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:49

Jalan 18 Km Penghubung Enam Desa di Pandeglang Dibangun, Pangdam Siliwangi: Dorong Ekonomi Warga Pelosok

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:39

Janji Perbaikan Jalan di Kampung Suminta Belum Terwujud, DPUPR Lebak dan Pemerintah Desa Saling Bantah

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:48

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:46

Miris! Hari Pendidikan Nasional, Siswa SD di Lebak Tiap Hari Bertarung dengan Jalan Lumpur Menuju Sekolah

Berita Terbaru