POJOKBANTEN.COM – LEBAK – Sebanyak 25 rumah warga di Kampung Batu Belah, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Kalang Anyar, Kabupaten Lebak, Banten, terendam banjir setinggi sekitar setengah meter pada Kamis 5 Maret 2026.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya selama hampir 24 jam.
Air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 16.00 WIB. Selain intensitas hujan yang tinggi, warga menduga banjir dipicu oleh buruknya sistem drainase di Perumahan Regensi Rahayu yang berada tidak jauh dari permukiman mereka.
Ketua RT setempat, M Rais, mengatakan banjir melanda dua RT di Kampung Batu Belah dan telah menjadi persoalan yang berlangsung cukup lama.
“Banjir ini melanda satu kampung di dua RT. Penyebabnya karena drainase yang buruk dan sudah lama tidak diperbaiki,”ungkapnya saat ditemui dilokasi.
Ia mengungkapkan, warga sudah lebih dari tujuh tahun menghadapi banjir setiap kali hujan deras turun. Meski sudah beberapa kali dilaporkan kepada pemerintah, hingga kini belum ada penanganan yang nyata.
“Banjir ini sudah kami rasakan selama lebih dari tujuh tahun. Setiap hujan deras datang pasti terjadi banjir. Kami sudah beberapa kali mengadukan masalah ini kepada pemerintah, tetapi belum ada tanggapan,” ujarnya.
Menurut Rais, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas warga. Saat banjir datang, banyak rumah terendam sehingga warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







